Abu Umar Basyir : penyembuh mabuk asmara

Tertulis dalam buku the miracle of love karya Bapak Abu Umar Basyir (berhubung ustaz abu lebih nyaman disapa Bapak Abu) Sedikitnya 19 terapi yang dapat dilakukan bagi penderita penyakit al-‘isyq (mabuk asmara).

1. Ikhlas kepada Allah swt.

jika seseorang yang terkena penyakit al-‘isyq benar-benar ikhlas dan menghadap wajahnya kepada Allah swt. dengan tulus, niscaya Allah swt. akan menolongnya dengan cara yang tiada pernah terlintas dihatinya. Dia akan menyingkirkan segala penghalang menuju jalan taubat.

2. Berdoa.

Merendwahkan diri kepada Allah secara tulus menyerahkan diri kepada-Nya, ikhlas, dan memohon kepadanya-Nya dengan segala kerendahan agar disembuhkan dari penyakit

3. Menahan pandangan.

Ketika seorang hamba menahan pandangannya, maka hati turut menahan syahwat dan keinginan.

4. Banyak berpikir dan berdzikir.

Hendaklah setiap orang senantiasa ingat bahwa seluruh perbuatannya akan dimintai pertanggungjawaban. Seharusnya ia berpikir bahwa perbincangan dengan kekasihnya akan ditanyakan nanti di hari kiamat. Hendaklah dia berpikir betapa malu dirinya kelak, ketika Allah swt. mencela perbuatannya.

5. Menjauh dari orang yang dicintainya.

Sebab, memisahkan diri dan menjauhinya akan mengusir bayangan orang yang dicintai dalam hatinya. Hendaklah ia bersabar menanggung perpisahan beberapa saat walaupun sulit pada awalnya. Seiring dengan waktu, seluruh masalah akan menhadi mudah.

6. Menyibukkan diri dengan hal-hal yang bermanfaat.

Sebab, mabuk cinta adalah karena kesibukan hati yang kosong. Hatinya akan dipenuhi bayang-bayang kekasihnya. Tetapi ketika ia sibuk dengan hal-hal lain, cintanya akan memudar, rindunya akan hilang, dan akhirnya ia dapat melupakannya.

7. Menikah.

Sebab pernikahan itu mencukupi segalanya, penuh berkah, dan menjadi solusi. Jika orang yang dicintainya adalah wanita yang mungkin dinikahinya, maka hendaklah ia menikahinya. Jika sulit menikahinya, hendaklah memohon kepada Allah swt. untuk memudahkannya. Jika ia tak bisa menikahinya karena sebab-sebab tertentu, maka hendaklah ia bersabar dan memohon kepada Allah swt. agar diberi jalan keluar.

8 Menengok orang sakit, mengiringi jenazah, menziarahi kubur, melihat orang mati, berpikir tentang kematian dan kehidupan setelahnya.

9. Senantiasa menghadiri majelis ilmu, duduk bersama orang-orang zuhud, dan mendengar kisah-kisah orang shalih.

10. Memangkas habis ambisi dengan membuang rasa putus asa, disertai dengan keinginan keras untuk dapat menundukkan hawa nafsu.

11. Selalu konsisten menjaga shalat dengan sempurna, menjaga kewajiban-kewajiban shalat, baik berupa kekhusyukan dan kesempurnaannya secara lahir dan batin.

12. Menjaga kharisma agar tidak jatuh kepada kedudukan yang hina dina, tidak jatuh dalam perbuatan yang tercela dan segala bentuk yang dapat menghalangi keutamaan. Orang-orang yang memiliki harga diri, tidak pernah mau terikat menjadi budak sesuatu. lihat saja betapa hawa nafsu menyebabkan orang-orang mulia menjadi hina.

13. Menjaga kemuliaan dirimu kesucian dan kehormatannya. Hal ini akan membuat seseorang jauh dari perkara yang akan meruntuhkan martabatnya.

14. Membayangkan cela yang terdapat pada diri orang yang dicintainya.

ibnul Jauzi rohimahullah berkata, ” Sesungguhnya manusia penuh dengan najis dan kotoran. Dan orang yang dimabuk cinta melihat kekasihnya dalam keadaan sempurna. Karena cinta, ia tidak dapat melihat aib kekasihnya. Sebab, hakikat segala sesuatu dapat disingkap dengan timbangan yang adil. Sementara yang menjadi penguasa atas dirinya adalah hawa nafsu yang dzalim. Itu akan menutupi seluruh cela, hingga akhirnya orang yang dilanda cinta melihat kekasihnya yang jelek menjadi jelita”.

15. Memikirkan akan ditinggal pergi orang yang dicintainya, baik ditinggal mati atau ditinggal pergi tanpa keinginannya atau ditinggal karena sudah bosan.

16. Memikirkan akibat perbuatannya

Oang yang berakal adalah orang yang dapat menimbang apakah cintanya itu akan melahirkan kenikmatan ataukah kesengsaraan.

17. Hendaknya orang yang ditimpa ujian seperti ini mengetahui bahwa ujian hidup merupakan sebab munculnya nilai keutamaan seseorang. Jika dia bersabar maka akan tampaklah keutamaannya, sempurnalah kemuliaannya, dan derajatnya akan meningkat kepada level yang lebih tinggi.

18. Memikirkan betapa banyak hal-hal yang bermanfaat menjadi luput disebabkan menyibukkan diri dengan cinta seperti ini. Orang-orang yang mulia lebih mengutamakan santapan akalnya, walaupun tabiatnya berusaha menggiringnya kepada syahwat jasmani.

19. Meligat kondisi para pemabuk cinta

Bagaimana derita yang mereka tanggung dan bagaimana hidup mereka yang dikucilkan oleh masyarakat. Betapa berantakan segala urusan dunia dan akhirat mereka. Bandingkanlah irang-orang yang menghabiskan hidup untuk cinta buta dengan orang-orang yang memiliki cita-cita yang tinggi dan luhur serta keinginan yang kuat.

Iklan

kisah kasih

terlihat mahasiswi berjilbab tengah menunggu seseorang dihalte dekat kampus. 15menit telah berlalu tanpa ada tanda2 ,tak lama kemudian sebuah mobil hitam berhenti tepat didepannya. suatu ajakan dari seorang pria tampan yang tengah menjabat sebagai ketua organisasinya. tanpa berpikir panjang dibukanya pintu mobil dan duduk tepat disamping pengemudi pria itu.

sang wanita diam dengan wajah murung

“aku minta maaf soal yang kemarin”. ujar pemuda itu dengan nada lembut

menyadari tak ada balasan, pemuda itu menghentikan laju mobilnya dan menatap lekat wajah sang kekasih

“Sungguh aku hanya mencintaimu tak ada yang bisa bertahta dihatiku selain dirimu dan aku tahu kau juga sama” . ucap sang pemuda sambil menggenggam erat tangan kekasihnya

hening beberapa saat sampai sang wanita membuka suara

“kalau memang kau benar-benar mencintaiku, nikahi aku!memberi penekanan pada kalimat sakral itu.

tiba-tiba wajah pemuda itu berubah, pandangannya beralih.kini gilirannya yang diam membisu.

itu hanya sedikit cuplikan kisah kasih remaja masa kini yang terjebak dalam cinta bernuansa syahwat. asmara pra nikah yang sama sekali tak dianggap menyimpang oleh sebagian besar muda mudi diera modern. sentuhan fisikpun menjadi hal yang lumrah dan wajar untuk dilakukan. rasa malu perlahan memudar bagi pasangan kekasih pra nikah.

Sekarang yang sedang menjamur adalah hubungan pra nikah berkedok syariah yang telah dibenarkan remaja dengan berbagai alasan yang dianggap suci.

“gpp lah pacaran lagian pacarannya sehat kok ga ngapa-ngapain, kita selalu mengingatkan kepada kebaikan, sholat, kemajelis bareng, pokoknya kita pacarannya pacaran syariah gitu”

Yakin tidak ada cela? Bagaimana dengan kualitas ibadahmu saat ini? apakah mungkin setelah aktivitas itu menjadikanmu lebih khusyuk dalam beribadah? apa mungkin amalan yang kalian lakukan bersama sudah benar dan ikhlas karena Allah?

bahkan pandanganmu padanya pun akan dipertanggungjawabkan nanti dihari akhir, tak yakin jika pandanganmu tidak menimbulkan syahwat pada kekasihmu.

Nafsu yang disalurkan secara halus namun menyesatkan. sedikit penekanan bahwa antara kedua kata (bergaris bawah) diatas impossible jika di padu- padankan. umpama bumi sebagai kata pertama dan langit layaknya syariah yang takkan bisa menyatu sampai kapanpun. Allah tidak menyukai perbuatan zina maupun yang mendekati zina dan hubungan cinta dalam islam tak akan indah jika tidak dilandasi dengan keimanan dan ketaqwaan kepada Sang Pencipta.

tulisan yang mengubah

tulisan yang mengubah satu sudut pandang seseorang dalam bersosmed, masih sangat awam dan unbijak didunia maya serta banyak kemudaratan didalam akun sosmed tersebut.

tulisan yang menyayat hati tiap kalimat layaknya tangan yang menampar keras batin yang sekian lama terlelap. entah mengapa mungkin sudah terlalu banyak status unfaedah atau bahkan fotonya yang masih dipublikasikan saat itu. tulisan tersebut seakan-akan berbicara padanya memberi peringatan bahwa apa yang ia lakukan selama ini itu salah.. salah besar

dia mulai berpikir, dia adalah seorang wanita yang harus menjaga dirinya dari segala fitnah dunia dan juga dari mata-mata liar diluar sana. jangan dengan mudahnya mempercantik diri didepan khalayak banyak yang hanya diimbalkan tombol like atau love dimana itu tidak ada manfaatnya sama sekali dan hanya menambah pundi-pundi dosa.

bunda fatimah radhiallahu’anha berpesan:

hakikat wanita sholihah itu tidak suka memandang dan dipandang dan dibibirnya tidak tersebut nama lelaki dan dibibir lelaki tidak tersebut namanya

pesan diatas sudah cukup untuk jadi bekalnya dalam bersosmed, dia selalu menanamkan pesan tersebut dikala bujukan jahat sosmed mulai meradang. yang ia harus lakukan adalah menjaga keistiqamahan dan selalu merasa takut pada Sang Pencipta

@nabiladhitya

sedikit coretan dari wanita yang kurang pandai merangkai kata, bermenit-menit bahkan berjam jam bergulat dengan papan keyboard dan hanya menghasilkan beberapa bait paragraf saja “ketik-hapus ketik-hapus ketik-hapus” mungkin penyebab utama terkuras.

yang terlintas hanyalah bagaimana tulisan itu bisa punya manfaat bagi para pembaca jika ada

Ust. Dr. Syafiq Reza bin Basalamah. MA Hafidzahullah berkata:

“tatkala kita hendak menulis ketahuilah bahwa tulisan kita itu akan ditimbang kelak dihari kiamat, kita akan mendapatkan apa yang kita tulis di Padang mashar kelak maka berusahalah untuk menulis yang bermanfaat yang engkau tatkala berbahagia melihat tulisan tersebut”